Awak Media Sayangkan Ketidakpedulian Kapolsek TB Selatan Kompol MH Sitorus yang Diduga Rendahkan Simbol Negara NKRI dengan Kibarkan Bendera Merah Putih Kusam dan Robek

IMG 20240612 WA0008 1

Tanjung balai – Insiden yang melibatkan Kapolsek TB Selatan, Kompol MH Sitorus, kembali memicu perhatian publik dan awak media. (12/Juni/2024)

Kapolsek tersebut diduga mengibarkan Bendera Merah Putih yang kusam dan robek di area kantor polisi yang dipimpinnya.

Tindakan ini dianggap merendahkan simbol negara yang sakral dan mengabaikan nilai-nilai nasionalisme yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh warga negara, terlebih oleh aparatur penegak hukum.

Bendera Merah Putih adalah lambang kebanggaan dan kehormatan bangsa Indonesia.

Sebagai simbol negara, bendera ini harus diperlakukan dengan hormat dan dijaga kondisinya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Mengibarkan bendera yang dalam kondisi tidak layak tidak hanya mencerminkan ketidakpedulian terhadap simbol negara, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

Awak media mendesak agar pihak berwenang mengambil tindakan tegas terhadap Kompol MH Sitorus.

Hal ini penting dilakukan agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sikap tegas ini juga diperlukan untuk menunjukkan bahwa semua warga negara, termasuk aparat kepolisian, harus mematuhi hukum dan menjaga martabat simbol negara.

Menurut peraturan yang berlaku di Indonesia, pengibaran Bendera Merah Putih diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Pasal 24 huruf b menyebutkan bahwa setiap orang dilarang mengibarkan bendera negara dalam keadaan rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 67 undang-undang tersebut.

Oleh karena itu, awak media berharap agar proses hukum terhadap Kapolsek TB Selatan dapat dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Tindakan hukum yang tegas akan menjadi contoh bahwa setiap pelanggaran terhadap simbol negara akan mendapatkan sanksi yang setimpal.

Ini juga penting untuk menjaga wibawa hukum dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Sebagai simbol persatuan dan kesatuan bangsa, Bendera Merah Putih harus selalu dihormati dan dijaga dengan baik.

Tindakan tegas terhadap pelanggaran ini akan menunjukkan komitmen bangsa Indonesia dalam menjaga kehormatan simbol-simbol negara.

Harapannya, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan patuh terhadap hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditayangkan Kapolsek Kompol MH Sitorus belum memberi tanggapan saat ingin di konfirmasi awak media. (tim)

About Author

Optimized by Optimole