Dugaan Kasus Oknum Caleg Gerindra Kampanye Gunakan Fasilitas Negara, Bawaslu Kembali Panggil FKSPM Ciamis

IMG 20240405 WA0242

CIAMIS, sorotperkaranews.com – Memasuki minggu ketiga menindaklanjuti dugaan
Laporan pengaduan dugaan langgaran pemilu yang dilakukan oknum caleg partai gerindra di Dapil 1 Ciamis beberapa waktu lalu.

Bawaslu kembali memanggil Ketua FKSPM Endang Djauhari setelah melaporkan 4 dugaan kecurungan oleh oknum caleg di Kabupaten Ciamis kesekian kalinya pada Jumat, (05/04/2024).

Endang Djauhari menuturkan dirinya ditanyai perihal yang sama seperti pemanggilan klarifikasi beberapa waktu kebelakang yang lalu kronologis dugaan pelanggaran AML (Alat Memasak Listrik) Rice Cooker yang dibagikan oleh oknum Caleg Gerindra Inisial CP dan ANF di Dapil 1 Ciamis.

“Untuk pemanggilan klarifikasi tadi saya dipanggil oleh pihak Bawaslu Ciamis menanyakan perihal kronologis pelaporan yang ketiga dan keempat dari 2 saksi atau penerima rice cooker yang terjadi di Desa Gegempalan dan di Kelurahan Ciamis,” tuturnya.

Lanjut Pria yang akrab disapa Pak EJ ini menjelaskan atas pelaporan 2 saksi atau penerima manfaat AML (alat memasak listrik) atau rice cooker dari Desa Gegempalan dan Kelurahan Ciamia ini dari oknum caleg berinisial (CP) dan (ANF).

“Untuk Saksi penerima rice cooker dari oknum caleg (ANF) terjadi di kelurahan ciamis dan dilakukan dirumah pemenangannya, lalu untuk penerima dari Desa Gegempalan diberikan dirumah warga dari Oknum Caleg berinisial (CP) partai gerinda,” jelasnya. dugaaan pelanggaran tersebut sesuai yang saya laporkan beberapa minggu terakhir ini dan selanjutnya para saksi lainnya juga akan dimintai keterangan pada hari Jumat (22/3/2024) sama untuk klarifikasi,” ungkap Ketua FKSPM yang akrab disapa Pak Eje ini,” jelasnya.

Lalu Eje menambahkan yang disayangkan adalah sudah jelas ini adalah program Hibah bantuan dari Kementrian ESDM akan tetapi malah digunakan sebagai alat kampanye yang jelas melanggar aturan.

“Oknum caleg berinisial Cp dan ANF tersebut dalam masa kampanye kemarin jelas-jelas telah memakai fasilitas negara membagikan Rice Cooker ( AML) kepada masyarakat prnerima hibah kementerian ESDM no 11 / 2023 tentang AML Berbasis Listrik dan jelas menurut prosedur kementrian ESDM di lampirkan satu dan dua hsrus melibatksan aparatur Desa, PT POS dan PLN akan tetapi yang terjadi AML tersebut beredar di caleg di pakai kampanye dan langsung diserahkan kepada masyarakat penerima diatas apa ini akan dibiarkan saja?,” ungkapnya.

“Tahap demi tahap proses sedang
berjalan oleh Tim Gakkumdu Kabupaten Ciamis bahkan barang bukti sudah diserahkan ke bawaslu jadi secara formal dan material sudah terpenuhi lalu menurut Bawaslu Klarifikasi pemanggilan untuk 2 Pelapor akan dilakukan setelah cuti lebaran untuk tindak lanjut langkah kedepanya dan semoga di kabupaten Ciamis bisa yurisprudensi sama jika terbukti sama dengan yang terjadi di Aceh ,” tutupnya.

About Author

Optimized by Optimole