Pius Manalu,SE : Kita Kawal Bersama Pemilu 2024, Lahirkan Pemimpin, Bukan Penguasa.

IMG 20230721 WA0171

Sorotperkara-news : Pius Manalu,SE adalah Ketua Umum DPP LSM PERKARA sekaligus sebagai Pimpinan Perusahaan Media Sorotperkara-news.com, Pius Manalu berharap Pemilu dan Pilkada 2024 nanti melahirkan sosok pemimpin, bukan penguasa.

“Pemilu 2024 wajib mewujudkan pemilu berkualitas jadi dapat pemimpin amanah, fatonah. Jadi kita kawal sekarang apalagi kita sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM PERKARA) Pemerhati kinerja aparatur negara dengan Selogan (AKSI) Apresiasi,koreksi,Solusi. Di tambah lagi Sekarang Beliau memiliki Media massa yang bisa memberikan informasi aktual, tajam dan terpercaya lewat media massanya” Sorotperkara-news,” kata Pius (21/7).

Dia mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencari sosok pemimpin lewat kontestasi pemilu dan pilkada. Jadi distorsi dalam pemilu dan pilkada kawal bersama,” ucap dia.

“Ini saatnya masyarakat Indonesia kita cerdaskan untuk memilih calon pemimpin, bukan penguasa,” Papar Pius .

Ketua umum DPP LSM PERKARA Pius Manalu,SE mengungkapkan banyak hal yang perlu dicermati dalam proses pemilihan umum di Tanah Air, terutama pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan presiden (Pilpres) langsung.

Menurutnya, kekeliruan dari pemilihan langsung di Indonesia menimbulkan banyak dampak negatif. Salah satunya yakni ketika banyak sekali kepala daerah yang terlibat kasus korupsi.

“Sudah banyak orang kena OTT setelah pilkada langsung pada 2005. Semakin tinggi korupsi, semakin kecil dana untuk pembangunan dan pelayanan publik. Maka kita tidak bisa mensejahterakan masyarakat,” kata dia.

Atas dasar itu, ia ingin ada perubahan dari hasil pemilu dan pilkada 2024 mendatang. Pius Manalu yakin peran publik bisa lebih dominan dalam mencari sosok pemimpin, bukan penguasa.

“Itu tantangan kita,” kata Pius Manalu dalam Percakapannya bareng Pimpinan Redaksi nya.

**Red

Memilih Pemimpin Berkualitas: Tantangan dan Harapan dalam Pemilu dan Pilkada 2024 [Pius Manalu]

Pemilu dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) memiliki peran krusial dalam menentukan arah perjalanan bangsa. Namun, seringkali proses pemilihan ini menimbulkan tantangan serius, seperti distorsi dan tingginya kasus korupsi yang melibatkan para pemimpin terpilih.

Melihat kondisi ini, Pius Manalu, SE, Ketua Umum DPP LSM PERKARA dan Pimpinan Perusahaan Media Sorotperkara-news.com, mengutarakan harapan besar untuk Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.

Pius Manalu SE Ketua Umum DPP LSM PERKARA
Pius Manalu

Dalam wawancara dengan Sorotperkara-news (21/7), Pius Manalu menekankan bahwa Pemilu 2024 harus menghasilkan pemimpin yang bertanggung jawab, berintegritas, dan berkomitmen untuk kepentingan publik, bukan sekadar penguasa yang mencari kekuasaan semata.

Dia menilai bahwa proses pemilihan harus diawasi secara intensif oleh masyarakat dan LSM PERKARA sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang peduli terhadap kinerja aparatur negara.

Dalam hal ini, LSM PERKARA berkomitmen untuk memberikan apresiasi, koreksi, dan solusi dalam rangka meningkatkan kualitas pemilu. Peran media massa seperti Sorotperkara-news turut penting dalam menyajikan informasi aktual, tajam, dan terpercaya kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat dapat cerdas dalam memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin bangsa.

Menurut Pius Manalu, masyarakat memegang peran penting dalam menentukan sosok pemimpin melalui kontestasi pemilu dan pilkada. Pengawasan bersama dari berbagai elemen masyarakat akan mencegah adanya distorsi dalam proses pemilihan. Pius sangat percaya bahwa saatnya bagi Indonesia untuk memilih calon pemimpin yang memiliki visi jelas, integritas, dan komitmen untuk kepentingan rakyat.

Terkait sistem pemilihan kepala daerah secara langsung, Pius menyadari bahwa sistem ini memiliki beberapa kelemahan yang perlu dicermati. Salah satu dampak negatifnya adalah tingginya tingkat korupsi di tingkat kepala daerah. Banyak kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah sejak diberlakukannya pemilihan langsung pada tahun 2005. Tingginya tingkat korupsi ini mengakibatkan pembangunan dan pelayanan publik menjadi terhambat, dan kesejahteraan masyarakat pun terancam.

Menghadapi tantangan ini, Pius Manalu berharap ada perubahan nyata dari hasil pemilu dan pilkada tahun 2024. Ia meyakini bahwa peran aktif masyarakat dalam mencari pemimpin yang berkualitas akan menjadi kunci utama.

About Author

Optimized by Optimole